Jakarta (ANTARA) - Kandidat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Akhmad Muqowam menyatakan tidak tahu-menahu adanya selebaran yang mengatasnamakan Forum Renovasi Indonesia terkait pencalonannya sebagai ketua umum dalam Muktamar VII di Bandung awal Juli 2011. Akhmad Muqowam kepada pers di Jakarta, Sabtu, juga menyatakan tidak mengenal dan sama sekali tidak memiliki hubungan pribadi maupun hubungan organisasi dengan forum tersebut. "Saya tidak tahu adanya lembaga atau kelompok masyarakat yang menamakan dirinya GSSI (Gerakan Sosial Solidaritas Indonesia), apalagi hubungan pribadi," katanya. Ia merasa perlu menyampaikan hal tersebut karena sejumlah pertanyaan terlontar dari kader PPP di beberapa daerah. Misalnya apa yang disampaikan Pengurus Cabang PPP Aceh ketika berlangsung pertemuan 22 DPC se-Aceh di Medan beberapa waktu lalu. Di Kota Banjarmasin, selebaran yang dibuat GSSI, organisasi sayap Forum Renovasi Indonesia, secara tegas mendukung Akhmad Muqowam untuk menjadi ketua umum partai berlambang Ka`bah tersebut. Menurut GSSI, figur Akhmad Muqowam dinilai bisa melaksanakan tugas menjaga kerukunan antarumat beragama melalui pembangunan bidang ekonomi, kesejahteraan sosial, pembangunan infrastruktur, pedesaan dan kawasan tertinggal, pembangunan kedaulatan pangan dan pembaruan pertanahan. Selain itu, jika terpilih sebagai Ketua Umum PPP, Akhmad Muqowam juga mempunyai tugas menyosialisasikan Perpres 41/2010 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2010-2014. Pusat Informasi Akhmad Muqowam di Jalan Jaya Mandal I No 10 Jakarta sebelumnya telah menyampaikan bantahan tersebut dan telah disampaikan secara tertulis kepada sejumlah pihak. Surat klarifikasi itu ditandatangani ketua tim sukses Yuyon Ali Fahmi. "Kami sudah sampaikan secara tertulis, Akhmad Muqowam tidak memiliki hubungan organisatoris maupun kepentingan dukungan," ujar Yuyon. Ia mengatakan, kalau di dalam selebaran itu ada bagian yang memiliki kesamaan dengan pandangan dan sikap Akhmad Muqowam, hal itu hak mereka memberikan penilaian atau apresiasi positif. "Sebab, Akhmad Muqowam merupakan tokoh nasional yang bisa dilihat dari sisi manapun, dam masyarakat sah saja memberikan penilaian termasuk harapannya untuk perubahan kepemimpinan PPP mendatang," katanya. Yuyon kembali mengungkapkan, pada deklarasi pencalonan Akhmad Muqowam , 15 Juni 2011, Ketua Umum PBNU KH Prof Said Agil Siraj disertai wakil ketua umum As`ad Said Ali memberikan penilaian Akhmad Muqowam merupakan tokoh terbaik NU yang perlu didukung menjadi Ketua Umum PPP. Sementara Akhmad Muqowam berpandangan, kepemimpinan yang baik dan pengorganisasian yang modern, serta pengalaman PPP mengikuti prinsip demokrasi dalam memperjuangkan aspirasi umat Islam, akan menjadi "best practice" untuk ditiru dan diikuti umat Islam di berbagai belahan dunia yang sekarang bergulat membangun demokrasi di negaranya. "Saya yakin kader PPP akan mampu berperan sebagai fasilitator pengembangan demokrasi di negara-negara Islam pada berbagai belahan dunia seperti Mesir, Tunisia, Suriah dan dunia Arab lainnya," kata Akhmad Muqowam. Ia mengatakan, peran strategis di dunia Islam internasional seperti itu sangat mungkin dilakukan oleh PPP karena partai ini memiliki potensi besar menjadi partai mayoritas di Indonesia, bukan saja sebagai rumah politik umat Islam, tetapi sekaligus akan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia yang mayoritas muslim di forum dunia. Kondisi tersebut dapat dicapai seandainya kepemimpinan di PPP serius dan fokus mengurus partai, melakukan konsolidasi yang menyeluruh dan total serta mengedepankan prinsip manajemen modern dalam pengelolaan organisasi partai. Akhmad Muqowam menjelaskan bahwa modalitas sosial dan politik agar menjadi partai mayoritas di Indonesia sebetulnya dimiliki oleh PPP, tetapi hal tersebut tidak terwujud akibat faktor kepemimpinan dan manajemen yang tidak sepenuhnya berorientasi kepada kepentingan masa depan partai. Di masa mendatang, kata dia, andaikan serius mengurus partai dan melakukan konsolidasi secara total di semua aspek kehidupan partai, dan ketua umumnya fokus pada pengelolaan partai, PPP pasti akan kembali meraih kejayaan. Ia meyakini di bawah kepemimpinannya sebagai ketua umum, PPP akan lebih besar perolehan suara dibanding saat ini. PPP memiliki sumber daya yang memadai serta struktur partai lengkap hingga kepengurusan di tingkat ranting. "PPP memiliki lapisan kader yang banyak, sejarah dan pengalaman yang panjang di dunia politik, konstituen tradisional dengan loyalitas tinggi terhadap partai. Apabila dikelola secara baik dan sungguh-sungguh, PPP akan berjaya," katanya. Download Movie http://www.abg-nakal.co.cc |
9:28 PM
SragenNews
Subscribe
Follow me!
0 comments:
Post a Comment