Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Zuhul Anam menyatakan optimistis Suryadharma Ali atau populer disapa dengan SDA akan terpilih lagi secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP periode 2011-2016. Dasarnya, setelah melihat tanda-tanda makin mengalirnya dukungan dari DPC-DPC seluruh Indonesia. "Insya Allah, DPC-DPC PPP Jateng mendukung SDA menjadi Ketua Umum PPP. Kekuatan dukungannya mencapai 70 persen. Kita pilih SDA karena dia tokoh PPP yang paling dikenal publik. Lihat antusiasme teman-teman DPC dan dukungan para kiai, saya optimis SDA akan menang secara aklamasi," kata Ketua DPW PPP Zuhrul Anam ketika dihubungi melalui telepon dari Jakarta, Sabtu. Menurut anggota Majelis Syariat Pusat PPP yang juga merupakan sesepuh para kiai PPP itu mengatakan, alasan lain karena SDA dinilai responsif dan punya kepekaan yang tinggi untuk memperjuangkan aspirasi umat Islam terhadap hal-hal yang menggelisahkan umat Islam. Anam memprediksikan bahwa SDA akan terpilih secara aklamasi pada muktamar VII PPP di Bandung, awal Juli mendatang. Menurut Anam hal ini bukan sesuatu yang mengada-ada. Karena DPW PPP Jateng yang dikenal sebagai basisnya Achmad Muqowam, suaranya pecah, malah 70 persen DPC PPP se-Jateng menyatakan dukungan kepada SDA. Selain itu tambahnya alasan lainnya karena SDA sangat populer dan merupakan satu-satunya calon terbaik saat ini. "Sebagai umat Islam, kami bangga terhadap ketegasan SDA dalam menyikapi aliran-aliran sesat di tanah air. Karenanya, kami dukung SDA untuk tampil lagi memimpin PPP lima tahun mendatang," kata Anam. Sementara Ketua DPC PPP Kota Semarang, Moh. Yuslam menyatakan, PPP Semarang memberikan dukungan penuh kepada SDA untuk memimpin PPP lagi. Alasannya, kepemimpinan SDA teduh, bisa ngemong anak buah serta "ngopeni" atau mampu berkomunikasi dengan para kiai. "Para kader di akar rumput menganggap, belum ada calon ketua umum PPP yang memiliki reputasi dan dedikasi terhadap partai yang sebaik SDA. Dia tokoh PPP dan umat Islam yang populer, para kiai sepuh juga memberikan dukungan pada SDA," kata Yuslam. Yuslam menjelaskan, para kiai bersama ketua dan sekretaris DPC PPP se-Jateng, kini sedang merumuskan langkah-langkah strategis untuk memenangkan SDA dalam muktamar PPP di Bandung, mendatang. "Sampai malam ini, paling tidak 70 persen dari 94 pemilik suara PPP di Jateng akn memilih SDA. Jadi, kami yakin, SDA bakal menang di muktamar," ujarnya. Sedangkan Wakil Sekretaris MPP PPP merangkap Koordinator PPP wilayah Surakarta, Mudrik Sangidoe menilai, semua calon ketua umum PPP bagus semua, tetapi yang terbaik adalah Suryadharma Ali. Ia melihat, peta kekuatan PPP di Jateng, mayoritas menghendaki SDA jadi ketua umum. "Dukungan teman-teman di cabang sudah mengerucut ke Suryadharma," katanya. Politisi senior PPP itu menambahkan, demi kebesaran PPP ke depan, dukungan terhadap SDA rasa-rasanya memang pilihan yang tepat. "Setiap pemimpin itu punya gaya kepemimpinan sendiri-sendiri. Dulu PPP punya Buya Ismail Hasan Metareum yang dikenal sejuk dan berwibawa, saya lihat gaya kepemimpinan SDA juga tidak meledak-ledak sehingga cocok untuk mimpin PPP yang berasakan Islam," ujar Sangidoe. Tokoh reformasi yang sukses mendongkrak citra PPP dengan istilah Mega-Bintang itu mengakui, dengan segala kekurangannya, SDA masih yang terbaik. "Namun saya berharap, jika SDA terpilih sebagai ketua umum, para kompetitor yang lain bisa diakomodir," ujarnya. Sebelumnya diberitakan, 32 DPW PPP minus DPW PPP Jateng mendaulat Suryadharma Ali menjadi Ketua Umum PPP periode 2011-2016 dalam deklarasi dukungan DPW-DPW PPP se-Indonesia kepada Suryadharma Ali di Hotel Crown Plaza Jakarta. Pada acara tersebut Suryadharma didampingi Waketum PPP Chozin Chumaidy, Bendahara Umum PPP Suharso Monoarfa, Ketua DPP Lukman Hakim, Emron Pangkapi dan Hasrul Azwar. Sebelumnya Suryadharma Ali menegaskan, tidak ada tempat bagi kutu loncat untuk jadi ketua umum PPP. Di tingkat rukun tetangga (RT) saja, mereka menolak bila ada warga yang baru pindah tetapi tiba-tiba mencalonkan diri menjadi Ketua RT, paling tidak, mereka harus lapor dulu 2 X 24 jam kepada warga. "RT saja tak mau kutu loncat, apalagi PPP, partai yang besar. Bukannya mereka tak boleh masuk, boleh saja mereka masuk. Sebagai partai terbuka, PPP buka pintu yang selebar-lebarnya, tapi kalau mau nyalon sebagai ketua umum, ya ada aturannya," kata Suryadharma. Download Movie http://www.abg-nakal.co.cc |
9:34 PM
SragenNews
Subscribe
Follow me!